Tampilkan postingan dengan label BELAJAR DARI KESOMBONGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BELAJAR DARI KESOMBONGAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Desember 2009

STRATEGI ADALAH PERSEPSI

Menurut Jack Trout dalam bukunya Trout On Strategy, salah satu inti dari strategi adalah persepsi. Keunggulan bersaing perusahaan, sesungguhnya adalah keunggulan komunikasi. Sehingga masalah dalam bersaing adalah masalah dalam berkomunikasi. Strategi Positioning sesungguhnya adalah strategi komunikasi. Periklanan merupakan bentuk komunikasi yang, dari sudut pandang penerima, dibangun dalam penghargaan yang rendah. Jika Anda berhasil dalam dalam periklanan, kemungkinan Anda akan berhasil dalam bidang bisnis, agama, politik atau aktivitas lainyang membutuhkan komunikasi massa. Positioning merupakan konsep yang mengubah keaslian iklan, konsep yang sederhana yang membuat orang menghadapi kesulitan dalam memahami kekuatannya. Positioning dimulai dengan sebuah produk, barang, jasa, perusahaan, atau orang. Tetapi positioning bukanlah sesuatu yang Anda lakukan terhadap produk. Positioning adalah sesuatu yang Anda lakukan terhadap pikiran calon konsumen, yaitu menempatkan produk itu pada pikiran calon konsumen. Maka merupakan kesalahan jika menyebut konsep ini sebagai “positioning produk”. Seperti halnya Anda melakukan sesuatu hal terhadap fisik produk itu. Juga salah jika positioning tidak melibatkan perubahan. Tetapi perubahan tersebut adalah perubahan terhadap nama, harga dan kemasan bukan terhadap produk secara keseluruhan.

Pada dasarnya ada perubahan penampilan yang akan dilakukan dengan tujuan menjamin suatu posisi yang lebih berharga dalam persepsi calon konsumen. Positioning juga merupakah tubuh pemikiran yang pertama yang dirancang untuk memegang permasalahan dalam mendengarkan masyarakat kita yang kebanjiran informasi. Satu-satunya pertahanan yang dimiliki seseorang dalam masyarakat adalah pemikiran yang sangat sederhana. Maka pendekatan terbaik yang akan diambil sesorang dalam masyarakat adalah pesan yang sederhana. John Sculley, mantan Chairman Apple Computer mengatakan “Segala hal yang telah kita pelajari dalam era industri cenderung menciptakan kerumitan yang semakin parah. Saya kira semakin banyak orang yang sadar bahwa Anda harus melakukan penyederhanaan, bukan sebaliknya. Ini ide yang sangat Asia, bahwa kesederhanaan adalah kecanggihan terhebat”.

ProXL menggunakan kata “Tak hanya bicara”, Polytron dengan “Yang lainnya lewat” dan RCTI “Tambah Oke”. Siapa yang memenangkan persepsi terhadap benak konsumen adalah yang memenangkan persaingan, karena persepsi adalah salah satu inti dari strategi..

Sumber artikel : Mohammad Suyanto

read more...

KESEDERHANAAN SEBAGAI STRATEGI

Kesederhanaan merupakan salah satu dari inti strategi. Menguasai satu kata di kepala, kata yang sederhana untuk meraih keunggulan bersaing. Emery Air Freight, berdiri 1946 merupakan perusahaan kargo udara pertama di dunia. Emery terjebak, bukan memfokuskan diri pada layanan kargo tertentu, malah menawarkan layanan kargo apapun. Layanan kargo semalam, layanan dua hari, layanan paket kecil dan layanan paket besar. Apapun yang Anda kirim Emery akan melayaninya. Di awal 1970-an Federal Express adalah pemain yang baru berjuang dalam bisnis pengiriman barang. Namun dengan sangat brilian CEO Fred Smith membuat strategi yang berfokus pada pengiriman barang semalan (overnight) saja. Kata “semalam (overnight)” inilah yang menghantar kejayaan Federal Express.

Volvo memiliki satu kata keamanan (safety) di benak konsumen. Hasilnya, beberapa dekade lalu Volvo telah menjadi mobil mewah di Eropa dan penjualan tertinggi di amerika Serikat. Ketika merek telah mempunyai sebuah kata sederhana yang mudah diingat, sulit bagi pesaing untuk mengambil kata tersebut. Dapatkah Anda memproduksi mobil yang lebih aman dari Volvo?. Mungkin Anda dapat memproduksi mobil yang lebih aman dari Volvo, seperti Saab, Audi, dan Mercedes Benz, tetapi di benak konsumen yang memiliki kata sederhana safety, hanyalah Volvo.

BMW menggunakan kata sederhana driving untuk yang secara lengkap The ultimate driving machine (mobil yang enak dikendarai). Dengan kesederhanaan ini BMW menjadi mobilo mewah Eropa dengan penjualan tertinggi kedua di amerika serikat.

“Salah satu kecenderungan paling merusak sepanjang 40 tahun terakhir adalah keyakinan bahwa jika Anda mudah difahami, bahasa Anda vulgar. Saat saya tumbuh, ekonom, ahli fisika, psikolog, pemimpin dalam semua disiplin akan selalu berupaya membuat diri mereka mudah difahami. Einstein menghabiskan tahun demi tahun bersama tiga asisten berbeda untuk membuat teori relativitasnya difahami oleh orang awam. John Maynand Keynespun berupaya keras membuat teori-teori ekonominya mudah difahami “ komentarter Drucker dalam bukunya The effective Executive. “Ide-ide strategis besar hampir selalu muncul dengan kata-kata sederhana” tulis Jack Trout dalam buku Trout On Stratey.

Sumber artikel : Mohammad Suyanto

read more...

KEPEMIMPINAN SEBAGAI STRATEGI

Inti dari strategi adalah kepemimpinan. Tidak seorangpun akan mengikuti Anda jika Anda tidak tahu kemana mesti melangkah. Akio Morita memberikan arah Sony untuk menemukan pasar-pasar baru dengan sebutan “semangat perintis”. “Sony adalah perintis dan tidak pernah bertujuan untuk mengikuti yang lain. Melalui kemajuan, Sony ingin melayani seluruh dunia. Sony akan selalu menjadi penemu hal yang belum diketahui. Sony memiliki prinsip menghargai dan mendukung kemampuan seseorang dan selalu membawa yang terbaik dari seseorang. Ini merupakan kekuatan vital bagi Sony” kata Morita. Sony menciptakan handycam, home video recorder pertama dan floppy disk. Kesuksesannya paling terkenal adalah ide Morita tetantang Walkman.

Pemimpin merupakan ciptaan pertama yang menentukan sukses dan gagalnya organisasi” kata Steven R. Covey. Dengan demikian pemimpin merupakan kunci sukses organisasi. Kepemimpinan menelaah mengenai seorang pemimpin yang efektif dan apa yang membedakan pemimpin dan bukan pemimpin. Definisi pemimpin sangat bervariasi dan sangat banyak. Kita mengambil definisi yang diberikan oleh Abraham Zaleznik dan John Kotter

Abraham Zaleznik dari Sekolah Bisnis Harvard, berpendapat bahwa pemimpin dan manajer sangat berbeda. Mereka berbeda dalam motiv, sejarah pribadi, cara berpikir dan bertindak. Manajer cenderung mengambil sikap impersonal, tidak tidak pasif, terhadap tujuan, sedangkan pemimpin mengambil sikap pribadi dan akti terhadap tujuan. Manajer cenderung memandang kerja sebagai suatu proses yang memungkinkan, mencakup suatu kombinasi dari orang dan gagasan yang berinteraksi untuk menetapkan strategi dan mengambil keputusan. Pemimpin bekerja dari posisi beresiko tinggi, sering mereka secara temperamental ingin mencari resiko dan bahaya, teristimewa bila peluang dan imbalan tampak tinggi. Manajer lebih suka bekerja dengan orang, mereka menghindari aktivitas sendirian karena aktivitas itu membuat mereka cemas. Mereka berhubungan dengan orang-orang menurut peran yang mereka mainkan dalam suatu urutan peristiwa atau dalam proses pengambilan keputusan. Pemimpin yang memperhatikan gagasan, berhubungan dengan orang-orang dengan cara yang lebih intuitif dan empatik.

John Kotter berargumen bahwa kepemimpinan berbeda dengan manajemen. Manajamen menyangkut masalah kerumitan, menghasilkan tata tib dan konsistensi dengan menyusun rencana-rencana formal, merancang organisasi yang ketat dan memantau hasil lewat pembandingan dengan rencana. Kepemimpinan sebaliknya, menyangkut hal mengatasi perubahan. Pemimpin menetapkan arah dengan mengembangkan suatu visi terhadap masa depan, mampu mensinergikan orang-orang dengan mengkomunikasikan dan mengilhami mereka untuk mengatasi rintangan-rintangan.

Sumber artikel : Mohammad Suyanto

read more...

STRATEGI ADALAH BERTAHAN HIDUP


Menurut Webter’s New World Dictionary, definisi strategi ádalah ilmu perencanaan dan penentuan arah operasi-operasi militer berskala besar. Strategi adalah bagaimana menggerakkan pasukan ke posisi paling menguntungkan sebelum pertempuran aktual dengan musuh.

Sedangkan Jack Trout dalam bukunya Trout On Stategy, inti dari strategi adalah bertahan hidup, persepsi, menjadi berbeda, persaingan, spesialisasi, kesederhanaan, kepemimpinan dan realitas.Menggunakan strategi yang baik adalah bagaimana bertahan hidup dalam dunia kompetitif. Kunci sukses adalah memahami dasar-dasar bisnis. Dasar bisnisyang nomor satu adalah merancang dan mempertahankan strategi yang jelas dan terfokus. “Kami sudah lama menjadi perusahaan yang sukses sekali, tetapi sukses bisa menjadi musuh yang paling buruk. Kami ingin berhati-hati agar kami tidak terlalu percaya diri. Beberapa orang menggunakan kata angkuh. Dalam keadaan sukses seperti kami, kami tidak ingin merasa puas. Kami ingin mendekati setiap hari dengan ketidakpuasan yang sehat dengan status quo” kata Arnold Langbo, CEO Kellog Company.

Sumber artikel : Mohammad Suyanto

read more...

BELAJAR DARI KESOMBONGAN

Keangkungan ekekutif perusahaan salah satu penyebab jatuhnya perusahaan. Pada 2002, telah tdiketahuin ambruknya perusahaan minyak Enron, karena eksekutifnya perilakunya menjijikan tehadap karyawan dengan memecat karyawannya secara besar-besaran, tetapi dibalik itu dilaporkan perusahaan masih mampu menemukan dana $200.000 untuk mendanai peti kemewahan pada apa yang dulunya bernama Enron Field. Perusahaan Polaroid, dilaporkan membatalkan tunjangan kesehatan pensiunan-pensiunan perusahaan menjelang petisi, sebaliknya manajemdilaporkan mengajukan petisi kepada pengadilan kebangkrutan agar diijinkan untuk memberikan $19 juta sebagai bonus kepada para eksekutif supaya tidak meninggalkan perusahaan. Demikian juga perusahaan Webvan yang membayar CEO-nya yang mendurkan diri $375.000 pertahun seumur hidup, sebelum perusahaan tersebut menghentikan operasinya yang mem-PHK karyawan. Berkat insiden-insiden yang dipublikasikan secara heboh tentang keserakahan dan kesombongan eksekutif, Amerika kini tidak lagi percaya pada perusahaan-perusahaan besar untuk tingkat yang baru. Amerika menjanjikan Ekonomi Baru dan era kemakmuran baru yang tidak terbatas. Namun semuanya ternyata isapan jempol, tulis Mark Ingebretsen dalam bukunya Why Companies Fail. “Banyak eksekutif puncak cenderung membangun jarak dengan lini depan. Semakin besar perusahaan, semakin besar kemungkinan eksekutif-eksekutif puncak kehilangan kontak dengan lini depan. Ini bisa menjadi factor tunggal paling penting yang menghambat pertumbuhan perusahaan “kata Jack Trout. Pengalaman dari kegagalan para eksekutif top dunia ini dapat dipakai sebagai pelajaran yang sangat berharga dan tidak kita ulang kembali. Tetapi sebaliknya, Sam Walton sebagai pendiri Wal-Mart, dengan bersahaja dan rendah hati mengunjungi lini depan (pramuniaga) dari setiap toko Wal-Mart sepanjang hidupnya. Dia bahkan mengabiskan tengah malamnya didok bongkar-muat dan berbicaran dengan kru. Gaya kepemimpinan Sam Walton yang dekat dengan karyawan tersebut mewarnai budaya perusahaan Wal-Mart hingga saat ini. Pada 2003, Wal-Mart terpilih sebagai perusahaan peringkat satu yang paling mengagumkan dunia, versi majalah Fortune.

Demikian pula, tatkala Umar bin Khatab pergi ke Syam naik onta bersama dengan pembantunya. Umar bergiliran dengan pembantunya dalam menaiki onta. Bila Umar naik onta, maka pembantunya yang memegang talinya, sebaliknya bila pembantunya yang naik onta Umar yang memegang talinya, begitu seterusnya sampai di tempat yang dituju. Ketika sampai di Syam datanglah giliran Umar yang menarik tali, dalam perjalan tersebut Umar memegang tali onta dan mengepit sandalnya di bawah ketiak kiri. Gubernur Syam, Abu Ubadah mengetahui dan berkata “Wahai Amirul Mukminin, para pembesar Syam telah keluar menjemput Anda, maka tidaklah pantas bila mereka melihat Anda seperti ini.” Umar berkata “Sungguh dengan sebab Islam kita telah menjadi mulia, maka tidak peduli dengan omongan orang”. Pemimpin yang memimpin dengan rendah hati tersebut merupakan pemimpin yang mulia baik di sisi Allah maupun di sisi manusia.

Sumber artikel : Mohammad Suyanto

read more...